Saturday, February 12, 2011

wanita dan epal. =)





 Indah sungguh cuaca pagi itu.Angin bertiup tenang.Sinaran mentari lembut menerangi alam.Tapi sayang, itu semua tidak dapat memadam kegundahan hati sebiji epal yang berada nun di pucuk.Sejak seminggu lalu epal itu asyik berfikir, kenapa aku tidak dipetik orang? Kulitku licin mulus. Warnaku merah bersinar. Sesiapa yang melihat pasti terbakar seleranya. Pasti mereka terbayang betapa manisnya rasaku.Tapi kenapa aku tidak dipetik orang?

                  Epal tersebut memandang ke bawah.Hairan, kenapa manusia memilih kawan-kawannya yang berada di bawah sana.Bukankah mereka tidak mendapat angin paling bersih dan cahaya paling murni seperti aku yang berada di puncak paling murni ini? Bukankah rakan-rakanku itu ada yang sudah buruk dirosakkan seranggga?

                 Epal tersebut bingung memikirkan kenapa rakan-rakannya yang telah pun disentuh dan dibelek-belek menjadi pilihan, bukan dirinya yang belum tercemar dan dicuit orang.Apa kurang dirinya ini? Perasaan rendah diri mula bertandang. Makin lama makin menebal, diselangi rasa kecewa dan bimbang Murungnya tidak terganggu lagi. Lalu, pada pagi yang damai dan indah itu, epal tersebut menggugurkan dirinya ke tanah.Apabila sudah berada dibawah,hatinya gembira bukan kepalang. Sedetik lagi aku akan dipilih manusia.Warna merahku yang berkilau dan kulitku yang licin mulus ini pasti mencairkan liur mereka.

                  Epal menanti manusia bertuah itu.Malangnya sampai ke malam, tiada seorang pun datang mengambilnya.Buahan-buahan yang tergantung mudah dicapai tangan juga menjadi pilihan orang.Yang sudah dibelek-belek, dicuit-cuit dan disentuh-sentuh juga menjadi buruan.Rasa gembira bertukar menjadi risau.Daripada risau menjadi sedih.

                  Siang berganti malam, hari berganti minggu.Kasihan..akhirnya epal tersebut busuk ditanah menjadi habuan ulat dan serangga perosak….

“Wanita ibarat epal. Epal yang tidak berkualiti amat mudah diperolehi kerana ia berguguran di tanah, tetapi,epal yang tidak mampu dimiliki berada di puncak!! Susah dipetik, susah digapai, tapi, kadang-kadang epal tu risau, kenapa la diriku belum dipetik lagi?? Lantas dia merendahkan martabatnya lalu menggugurkan dirinya ke tanah, sedangkan ia sebenarnya telah ALLAH tinggikan martabatnya sehingga tiada siapa yang berani memetiknya. Hanya pemuda yang benar-benar beriman saja yang mampu memilikinya. Mungkin bukan di dunia, tapi, di akhirat. Biarlah jodoh bukan di dunia. Asalkan cinta ILLAHI menginginkannya.”



Allah berfirman:

“Ketika aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan.”

“aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya.”

“aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh.”

 “aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya.”

“aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya.”

“aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu.”

“Dan akhirnya. aku memberinya air mata untuk dititiskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bilapun ia perlukan.”

“Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, susuk yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya.Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, kerana itulah pintu hatinya, tempat dimana cinta itu ada.”


Kirimkan Firman ini kepada setiap wanita yang anda kenali…. Anda akan menambah harga diri ciptaan Indah, wanita! kerana, Setiap Wanita itu Cantik…

credited: mr google...rosemerahdancoklat .....fisri....cikdayah

No comments: